Tuesday, 17 April 2018
Saturday, 18 March 2017
Seni Bertahan Hidup di Belantara Hutan Menamang
Teman-teman
sudah tidur dalam kelambu setelah main kartu tadi. Tinggal aku termangu sendiri
di depan tungku yang masih membara samping pondok kayu bulat ini. Makan malam
ini cukup istimewa menunya, yaitu rebusan mie sakura dicampur jamur barat satu
seraung (caping dayak) dicincangi cabe rawit. Sore tadi memang gerimis di petak
20 daerah Bhirawaini menumbuhkan jamur di area land clearing sekitar 2 hektar
ini. Kami berlima pulang ke pondok agak cepat dari biasanya karena memang
kayaknya disuruh pulang cepat. Kalau kejadian “brukk !” tadi hanya pengingat
saja yang kelihatannya menjadi pengingatku sepanjang usiaku.
Setelah
istirahat siang tadi kami kembali bekerja mencincangi rerumputan menjalar dan
ranting kayu tebas-tebang agar lebih mudah ditanami bibit pohon industri. Kami
berjajar, aku di tengah dengan parang panjang besi plat yang tajam. Crak..
crookkk… bunyi parang kami. Di depanku ada robot, istilah kami untuk rerimbunan
kayu rebah yang sudah ditutupi rumput menjalar berdaun lebar. Rupanya petak ini
sudah lama ditinggalkan, tidak dikerjakan. Sementara itu kulihat pepohonan kayu
akasia di sekitarnya sudah tinggi. Yang pertama kali bereaksi adalah aneka
jenis tawon hutan terbang dari rimbunan dan langsung pergi entah kemana.
Pelan-pelan kucincang dari pinggir sementara teman yang lain masih asyik
mengayunkan parang malaysianya di sisi kiri-kananku. Mulai kunaiki batang yang
rebah dan terus craakk.. croookkk.. lalu “BRUKKK !”
Samar-samar, terdengar
suara teriakan teman-teman. Tidak terlalu jelas apa yang diteriakkan. Sejurus
atau beberapa detik aku tenang. Kulihat kedua sikuku sudah nancap di tanah dengan posisi telapak ke atas. Kedua
kaki masih sangkut di atas punggung terkait oleh cabang pohon. Baru kusadari
kenapa leher kananku terasa dingin. Rupanya parang masih kugenggam tapi
sekarang nempel di leher. Aku sadar sesadar-sadarnya. Lalu pelan-pelan
kujauhkan parang ke arah tanah. Kaki kuturunkan pelan-pelan. Setelah berdiri di
tengah rerimbunan, kubilang sama teman-teman, “ayok kita kembali ke pondok.”
Tapi si Komang bilang agar kita duduk-duduk dulu sambil merokok sebatang, baru
kembali ke pondok. Kuikuti. 3-4 kali hisapan rokok pensil barulah kusadari
kejadian barusan. Rupanya saking asyiknya mengibaskan parang, tak sengaja
terinjak dahan kering nan jabuk yang mengakibatkan jatuh ke bawah.
Alchamdulillaah masih jatuh ke bawah, kalau jatuh ke atas pasti akan merepotkan
semuanya…
Seperti
biasanya, kalau liburan sekolah di transmigrasi, kumanfaatkan untuk kerja di
HTI (Perusahaan Hutan Tanaman Industri) yang ada di sekitar lokasi kami. Yah..
lumayan untuk nyambung hidup. Karena tahun 1993-1994 menjadi guru honorer di
daerah transmigrasi tidak seenak sekarang. Guru sekarang relative cukup makmur
dari sisi pendapatan bila dibandingkan jaman kami. Punya dua anak yang masih
balita, menjadi tantangan tersendiri sebagai kepala keluarga transmigran. SENI
BERTAHAN HIDUP…
Sampai dua hari
menjelang libur, belum ada yang mengajak kerja di hutan. Sepulang sekolah,
setelah makan siang, kami kedatangan tamu, seorang ibu dan dua anaknya yang
masih kecil. Mereka istri dan anak temanku sesama guru honorer. Mereka dari
rombongan transmigrasi Bali. Istri temanku ini bilang, bahwa di rumahnya tidak ada
beras. Sehingga siang ini mereka belum makan. Tanpa banyak kata, istriku
langsung mengajaknya ke ruang dapur. Di dalam blek (kaleng biscuit kong guan) tersisa
1 kilo gram beras. Kami bagi 2, setengah kilo gram kami berikan berikut sedikit
minyak goreng dan ikan asin. Mereka berterima kasih lalu pulang ke rumahnya.
Yang penting, malam ini kami masih bisa makan malam bersama keluarga tercinta.
Urusan apa yang akan dimakan besok pagi, terserah Gusti Allaah ta’aalaa saja.
Sorenya,
setelah sholat ‘ashar, kedatangan tamu lagi. Dia naik motor. Seorang kontraktor
pekerjaan di HTI ingin mencari tenaga kerja lima orang. Lalu kuhubungi beberapa
teman transmigran yang biasa nyambi, sambil bertani juga kerja serabutan. 2
orang dari NTT, 1 orang dari Bali dan 1 dari Batak yang sudah menikah dengan
orang Kutai. Jadwal kerja kami sepakati dan aku ditunjuk sebagai kepala kerja.
Sebelum pulang, si kontraktor memberiku uang lima puluh ribu rupiah dan
sekarung beras 25 kilo gram sebagai panjar. Beras setengah kilo tadi siang,
berubah menjadi sekarung beras dan beberapa kaleng Indomilk, susu kesukaannya
anandaku. Alchamdulillaahi robbil ‘aalaamiiin.
Aku masih duduk
di sini, di bawah pondok ini. Terdengar indah aneka suara binatang malam dan
dedaunan diterpa sang bayu di tengah malam, di tengah hutan yang kata orang
terkenal angker karena bekas area perang antar suku pada jaman dahulu. Kuteruskan
ceritaku yoh. Dua hari kemudian kami berangkat dari SP 4 Muara Ancalong (sekarang Ibukota Kecamatan Long Mesangat Kabupaten Kutai Timur Kaltim) menuju sungai lalu
menyeberang pakai perahu ke log pond. Saat itu banjir besar. Rangsel berisi
baju kerja di atas kepala. Salah satu teman yang berjalan di depanku hamper
hanyut terbawa arus banjir, kalau nggak cepat-cepat kuraih. Walaupun akhirnya
semua bajuku basah. Sesampai di kamp karyawan, kami naik mobil pick up naik
meenuju hutan Benamang/Menamang. Sesampai di lokasi, setelah bikin pondok, pas
mandi di sungai kecil di samping bekas pondok orang, kami bertemu dengan orang
Sebulu yang kerja bikin atap sirap. Atap rumah yang terbuat dari kayu ulin. Dia
cerita, kalau petak yang akan kami kerjakan itu petak bermasalah. Disebut
bermasalah karena tidak ada yang mau mengerjakan petak 20 ini. Petak ini
terkenal angker. Ceritanya, kelompok kerja yang pertama kali ke sini, setelah
bikin pondok, 1 orang sedang membersihkan rumput depan pondok. Tiba-tiba cabang
pohon di dekat situ patah dan langsung jatuh mengenai kepala si bapak.
Meninggal di tempat. Rombongan itu langsung angkat kaki, pulang. Barang-barang
mereka masih di dalam pondok. Yang terlihat di depan luarnya hanya baju dan
beberapa seraung… Dalam hatiku, “Apaa yang kutakuti.Yang kutakuti kalau susu
indomilk anakku habis !”
Thursday, 24 April 2014
Balada Pak Guru Teguh-Suami Teladan
Seorang Guru (B) dan seorang Gadis (L) : mereka kenal di sebuah
kantin komplex perkantoran, setelah tukar PIN, esoknya si gadis mulai
BBM-an.
L: Mas hebat ya... sudah PNS, sukses pula bisnisnya.
B: Terima kasih ya
Esoknya ...
Hari-hari berlalu, tiada hari tanpa kontak antara mereka. Sampai suatu hari, si gadis BBM, isinya adalah: "Mas... Sebenarnya aku mencintaimu, aku tahu kamu sudah punya keluarga, tapi aku mau menerima kondisi sebagai isteri kedua, aku siap mas... dan maaf aku mengganggu perasaanmu...
Dengan berat hati B menjawab:
Dik, aku mengerti dan paham maksudmu... tapi dengan berat hati aku harus jawab: TIDAK!
Aku tahu kamu memang cantik, dan aku yakin semua lelaki pasti mengatakan tubuh dan parasmu elok dan cantik.
Tapi... Tahukah kamu kenapa aku bisa tampil baik dan sukses usahaku?
Itu semua karena dorongan dan semangat istriku...
Sungguh sangat BERDOSA...
Kalau aku harus berselingkuh dengan seseorang yang hanya mengagumiku karena aku sukses... Kamu menyukai aku tidak ikhlas, kamu hanya melihat tampilanku semata... Padahal ada orang kesayangan di rumah yang telah bersusah payah mendorong aku agar selalu tampil sebaik mungkin, dia adalah isteriku tercinta.
Kalau kamu menyukai aku, artinya kamu tinggal memetik hasilnya, dan cara ini tidak pernah "ABADI".
Tahukah kamu bahwa aku memulai ini dari nol dan isteriku yang selalu mendampingiku di kala susah, terpuruk dan sukses seperti ini.
Tahukah kamu bahwa isteriku yang selalu mendoakan kesuksesanku hingga aku bisa menjadi seperti ini.
Kamu memang cantik, tapi hati isteriku lebih cantik. Terima kasih, walau bagaimana pun kau telah mengagumiku.
Semoga suami sobat semua seperti itu yaa .. aaamiiin...
L: Mas hebat ya... sudah PNS, sukses pula bisnisnya.
B: Terima kasih ya
Esoknya ...
Hari-hari berlalu, tiada hari tanpa kontak antara mereka. Sampai suatu hari, si gadis BBM, isinya adalah: "Mas... Sebenarnya aku mencintaimu, aku tahu kamu sudah punya keluarga, tapi aku mau menerima kondisi sebagai isteri kedua, aku siap mas... dan maaf aku mengganggu perasaanmu...
Dengan berat hati B menjawab:
Dik, aku mengerti dan paham maksudmu... tapi dengan berat hati aku harus jawab: TIDAK!
Aku tahu kamu memang cantik, dan aku yakin semua lelaki pasti mengatakan tubuh dan parasmu elok dan cantik.
Tapi... Tahukah kamu kenapa aku bisa tampil baik dan sukses usahaku?
Itu semua karena dorongan dan semangat istriku...
Sungguh sangat BERDOSA...
Kalau aku harus berselingkuh dengan seseorang yang hanya mengagumiku karena aku sukses... Kamu menyukai aku tidak ikhlas, kamu hanya melihat tampilanku semata... Padahal ada orang kesayangan di rumah yang telah bersusah payah mendorong aku agar selalu tampil sebaik mungkin, dia adalah isteriku tercinta.
Kalau kamu menyukai aku, artinya kamu tinggal memetik hasilnya, dan cara ini tidak pernah "ABADI".
Tahukah kamu bahwa aku memulai ini dari nol dan isteriku yang selalu mendampingiku di kala susah, terpuruk dan sukses seperti ini.
Tahukah kamu bahwa isteriku yang selalu mendoakan kesuksesanku hingga aku bisa menjadi seperti ini.
Kamu memang cantik, tapi hati isteriku lebih cantik. Terima kasih, walau bagaimana pun kau telah mengagumiku.
Semoga suami sobat semua seperti itu yaa .. aaamiiin...
Thursday, 3 April 2014
CERITA DEWASA 2014 (4)
Pidato-pidato Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad menghentak. Dia selalu menekankan betapa korupsi sudah sangat mengerikan. Abraham mengutuk para pejabat yang korupsi. Tega mengisap kekayaan negara sementara rakyat hidup menderita.
"Potensi sumber daya begitu besar tapi kenyataannya kekayaan ini hanya dinikmati oleh segelintir orang, segelintir orang itu adalah para penguasa dan para pengusaha hitam yang rela melihat rakyat menderita di negeri ini," kata pria asal Sulawesi Selatan ini. Abraham juga tak lelah mengajak semua orang untuk bangkit melawan korupsi. Menolak gratifikasi dan uang haram.
"Oleh karena itu saya mengajak kepada semua untuk bersama-sama dengan KPK memerangi penyakit yang dinamai korupsi, ...
dan ane cuma mau ngingetin aja, kalo tanggal 9 April besok kita pemilu.."
"Potensi sumber daya begitu besar tapi kenyataannya kekayaan ini hanya dinikmati oleh segelintir orang, segelintir orang itu adalah para penguasa dan para pengusaha hitam yang rela melihat rakyat menderita di negeri ini," kata pria asal Sulawesi Selatan ini. Abraham juga tak lelah mengajak semua orang untuk bangkit melawan korupsi. Menolak gratifikasi dan uang haram.
"Oleh karena itu saya mengajak kepada semua untuk bersama-sama dengan KPK memerangi penyakit yang dinamai korupsi, ...
dan ane cuma mau ngingetin aja, kalo tanggal 9 April besok kita pemilu.."
Ha haa haaaa,....serius banget.
Klik http://adf.ly/hGBcA
CERITA DEWASA 2014 (3)
Tak lama kami menunggu ada beberapa mobil yang ingin melewati jalan alas roban dan kami pun
mengikutinya. Hujan pun menemani kita selama perjalanan.. Jalan belum berkelok2 dan jalan lumayan ramai,
dan tak lama kemudian mulai berkelok2 dan turunan yang curam, pandangan hanya beberapa
meter karena tertutup kabut dan hujan, kami pun berjalan beriringan dengan mobil lain nya..
Andi: suf, ga usah nyelip.. Kita ikutin mobil putih itu aja..
Aku: oh oke
Ubay: ah jalan kaya keong lu suppppp...
Aku: gila lu bay, liat jalan belok2 begini jurang di pinggir jalan.. Gue kudu extra hati2 nih..
Koko: buset ini hutan serem banget, semoga deh mobil tua bokapnya andi ga mogok
Ciiiiitttt........ Aku ngerem mendadak...
Tiba2 di tengah perjalanan ada pertigaan dan hilang dari iringan mobil yang lainnya..
Andi: lahhh!!! Kok ada pertigaan sih?
Koko: lah kok bisa? Mobil yang lainnya kemana?
aku: terus kita jalan kemana nih?
Ubay: udah ke kanan aja, mobil yang kita ikutin tadi ke arah mana sup?
Aku: wah gue ga tau, tadi sih lu pada becanda..
Andi: ya udah kita ke kanan..
Koko mulai ketakutan dan berkeringat dingin..
Ubay: kenape lu ko ? Takut? Lah kita tuh dari tadi udah ditemenin setan selama perjalanan..
Koko: ah yg bener lu bay?
Ubay: ya itu setannya botak
Koko: gue dongg , sialan lu bay
Ubay: ahahaha
Aku: husst! Masi sempet2 nya bercanda, kita ga tau nih di tempat mana.. Aku dan teman2 sepakat berbelok kekanan... Dan kami pun berjalan, saat di perjalanan tiba2 musik yang kita dengarkan mati mendadak, lalu di
tambah lampu mobil kami padam...
Andi: kok musiknya mati? Belum lama ini baru diganti tape nya... supp! Supp! Lampu nya kok mati?
Aku: yaudah kita jalan pelan2 aja...
Ubay: stooppp suppp!!! Stoopppp!!!!! Stooop!!!
Ciiiiiitttttttttt... Lagi2 aku mengerem mendadak karna teriakan ubay..
aku: ada apa bay sih bay!?
Ubay: liat jalan depan coba, buntu atau apa?
Andi: yaudah gue sama ubay ngecek..
Andi dan ubay turun dari mobil untuk melihat.. Dan ternyata bila saya tidak mengerem, maka habislah kami, ternyata di depan itu jurang...
Aku: bay, untung lu bay teriak..
Ubay: yaudah slow, banyak berdoa yah kita.. sup kita mundur balik ke pertigaan tadi dan lebih hati2
lagi..
Aku: oh oke..
Di tengah perjalanan, tape yang kami dengarkan nyala kembali beriringan dengan lampu mobil kami
yang padam tadi.. Dan di saat perjalanan ada rumah dengan lampu kuning yang berukuran 5 watt.. Dan kami pun coba menanyakan jalan keluar dari sini..
Aku: ndi,bay coba lu tanyain rumah itu kita ke arah mana
Andi dan ubay: yaudah kita turun...
Ubay dan andi menuju rumah tersebut, dan terlihat dari kejauhan terlihat anak kecil keluar dari rumah
tersebut.. Lalu ubay dan andi menanyakannya.. Tak lama ubay dan andi kembali ke mobil..
Aku: katanya apa ndi?
Andi: anak itu cuma diam, pas gue tanyain jalan keluar dari sini cuma ngeliatin gue doang..
Ubay: dalem rumah nya juga kosong ga ada barang2 yg ada cuma lampu 5 watt
Andi: terus bapak2 nyapu di rumah tadi gue tanyain diem aja ye bay?
Ubay: iye kaya ga punya sopan santun aja..
Aku: bapak2 nyapu? Udah lah kita berdoa aja...
Saat kami ingin berjalanan tiba2 mobil kami tidak bisa distarter...
Dan kami coba membaca ayat2 suci al-quran.. Tak lama bapak dan anak yang di rumah tadi
berjalan melayang ke arah mobil kami... Koko yang ketakutan pun teriak2 minta tolong... Kami perkeras membaca ayat suci al-quran, tak lama rumah itu menjadi hutan belantara dan bapa anak tersebut lenyap sambil teriak:
"ane cuma mau ngingetin aja, kalo tanggal 9 April besok kita pemilu.."
mengikutinya. Hujan pun menemani kita selama perjalanan.. Jalan belum berkelok2 dan jalan lumayan ramai,
dan tak lama kemudian mulai berkelok2 dan turunan yang curam, pandangan hanya beberapa
meter karena tertutup kabut dan hujan, kami pun berjalan beriringan dengan mobil lain nya..
Andi: suf, ga usah nyelip.. Kita ikutin mobil putih itu aja..
Aku: oh oke
Ubay: ah jalan kaya keong lu suppppp...
Aku: gila lu bay, liat jalan belok2 begini jurang di pinggir jalan.. Gue kudu extra hati2 nih..
Koko: buset ini hutan serem banget, semoga deh mobil tua bokapnya andi ga mogok
Ciiiiitttt........ Aku ngerem mendadak...
Tiba2 di tengah perjalanan ada pertigaan dan hilang dari iringan mobil yang lainnya..
Andi: lahhh!!! Kok ada pertigaan sih?
Koko: lah kok bisa? Mobil yang lainnya kemana?
aku: terus kita jalan kemana nih?
Ubay: udah ke kanan aja, mobil yang kita ikutin tadi ke arah mana sup?
Aku: wah gue ga tau, tadi sih lu pada becanda..
Andi: ya udah kita ke kanan..
Koko mulai ketakutan dan berkeringat dingin..
Ubay: kenape lu ko ? Takut? Lah kita tuh dari tadi udah ditemenin setan selama perjalanan..
Koko: ah yg bener lu bay?
Ubay: ya itu setannya botak
Koko: gue dongg , sialan lu bay
Ubay: ahahaha
Aku: husst! Masi sempet2 nya bercanda, kita ga tau nih di tempat mana.. Aku dan teman2 sepakat berbelok kekanan... Dan kami pun berjalan, saat di perjalanan tiba2 musik yang kita dengarkan mati mendadak, lalu di
tambah lampu mobil kami padam...
Andi: kok musiknya mati? Belum lama ini baru diganti tape nya... supp! Supp! Lampu nya kok mati?
Aku: yaudah kita jalan pelan2 aja...
Ubay: stooppp suppp!!! Stoopppp!!!!! Stooop!!!
Ciiiiiitttttttttt... Lagi2 aku mengerem mendadak karna teriakan ubay..
aku: ada apa bay sih bay!?
Ubay: liat jalan depan coba, buntu atau apa?
Andi: yaudah gue sama ubay ngecek..
Andi dan ubay turun dari mobil untuk melihat.. Dan ternyata bila saya tidak mengerem, maka habislah kami, ternyata di depan itu jurang...
Aku: bay, untung lu bay teriak..
Ubay: yaudah slow, banyak berdoa yah kita.. sup kita mundur balik ke pertigaan tadi dan lebih hati2
lagi..
Aku: oh oke..
Di tengah perjalanan, tape yang kami dengarkan nyala kembali beriringan dengan lampu mobil kami
yang padam tadi.. Dan di saat perjalanan ada rumah dengan lampu kuning yang berukuran 5 watt.. Dan kami pun coba menanyakan jalan keluar dari sini..
Aku: ndi,bay coba lu tanyain rumah itu kita ke arah mana
Andi dan ubay: yaudah kita turun...
Ubay dan andi menuju rumah tersebut, dan terlihat dari kejauhan terlihat anak kecil keluar dari rumah
tersebut.. Lalu ubay dan andi menanyakannya.. Tak lama ubay dan andi kembali ke mobil..
Aku: katanya apa ndi?
Andi: anak itu cuma diam, pas gue tanyain jalan keluar dari sini cuma ngeliatin gue doang..
Ubay: dalem rumah nya juga kosong ga ada barang2 yg ada cuma lampu 5 watt
Andi: terus bapak2 nyapu di rumah tadi gue tanyain diem aja ye bay?
Ubay: iye kaya ga punya sopan santun aja..
Aku: bapak2 nyapu? Udah lah kita berdoa aja...
Saat kami ingin berjalanan tiba2 mobil kami tidak bisa distarter...
Dan kami coba membaca ayat2 suci al-quran.. Tak lama bapak dan anak yang di rumah tadi
berjalan melayang ke arah mobil kami... Koko yang ketakutan pun teriak2 minta tolong... Kami perkeras membaca ayat suci al-quran, tak lama rumah itu menjadi hutan belantara dan bapa anak tersebut lenyap sambil teriak:
"ane cuma mau ngingetin aja, kalo tanggal 9 April besok kita pemilu.."
Ha haa haaaa,....serius banget.
Klik http://adf.ly/hGBcA
CERITA DEWASA 2014 (2)
Singkat cerita, 2 minggu pun hampir berlalu, aku yang disuruh
berkunjungpun bersiap2 berkunjung ke daerah pelabuhan ratu. Selepas
pulang kantor kami pun bersiap2 menuju ke arah depok dimana fajar dan
Hani tinggal di depok lama, entah saya sendiri pun sudah lupa jalan2nya
karena ketika berangkat ke sana hari pun sudah gelap..
Saya dan supir saya berangkat menjemput sepasang kekasih tersebut.
Sesampainya di sana tepat jam 21.00 dan pada waktu itu malam jumat kami berangkat, perjalanan yang kami tempuh bukanlah perjalanan yang singkat melainkan harus melewati beberapa tikungan2 tajam dan gelap terlebih jalurnya terjal dan tidak sedikit jurang2 yang rawan dan kami pun harus melewati jalanan tikus karana pada waktu itu ada sebagian jalanan yang sedang diaspal..
Ada beberapa keanehan yang terjadi di perjalanan, yang pertama saya kemasukan eyang buyutku, berpesan agar hati2 dan yang kedua fajar pun tak luput dari kemasukan setan bisu atau kata orang jawa bilang (setan gagu)..
Perjalanan yang kami tempuh kurang lebih 4 jam, dari jakarta ke pelabuhan ratu.
Dan ketika kami mau sampai di daerah pelabuhan ratu, tiba2 seekor musang yang ukurannya sebesar anak kambing melompat di depan kaca mobil..
Sontak kami pun terkejut dan tak lama kemudian dari kami berempat melihat sesosok perempuan cantik memakai kebaya hitam berlapiskan payet2 yang terukir indah dengan warna emas juga mahkota di atas kepalanya beserta bunga melati yang menghiasi hiasan rambutnya yang dikonde..
Sekilas bayangan itu menampakkan senyumnya dan sekilas aku melihat hampir sama cantiknya seperti selebriti Marini zumarnis, cantik dan sopan..
"Tenang, kalian semua, nyai senang dengan kedatangan kalian" ucap fajar.
"Dia sangat senang dan itulah bentuk asli Nyi loro kidul atau ratu pantai selatan, jika senang menyambut kedatangan kita" balasnya lagi..
Sesampainya di pelabuhan ratu lebih tepatnya jam 00 wib dini hari, kami langsung menaiki beberapa tangga menuju makan nyai ratu loro kidul dan di sana sudah ada beberapa juru kunci yang memandu ritual penyambutan.
Kami pun disambut dengan tahlilan dan beberapa pengajian ayat2 suci al'quran dan salah satu dari juru kunci tersebut menghampiriku ketika acara tahlilan dan pengajian selesai.
"Maaf anak muda, tujuan apa sehingga anak muda datang ke tempat seperti ini" timpalnya.
"Iya pak,maaf saya hanya mau berkunjung ke makam nyai ratu" jawabku..
"Oh baiklah, saya fikir ada sesuatu yang lain" balasnya lagi..
Aku lihat makam yang berada di atas bukit itu berjumlah 4 makam dan ukurannya sedikit panjang dari makam2 pada umumnya dan banyak sekali aku lihat foto2 Nyai loro kidul yang berada di dalam makam tersebut..
Bahkan ketika kita masuk pun banyak sekali yang menjajakkan aksesoris atau hiasan2 juga fhoto2 nyai loro kidul..
Aroma kemenyan dan bau2 wangi menusuk hidungku, seketika itu pula kami disuruhnya untuk perbanyak berd'oa serta memanjatkan pujian2 ke khadirat sang khalik..
Setelah kami berziarah lebih tepatnya dan foto2 di makan tersebut, kamipun turun menuruni tangga bukit tersebut, karena makam tersebut berada di atas bukit.
Sesudah Kami sampai di bawah bukit tersebut, kamipun disuruh mandi yang letaknya berada di bawah bukit tersebut. Sekilas cerita mengenai Nyai loro kidul sampai Beliau tersesat ketika diusir dari kerajaannya karena ulah teluh dari ibu tirinya dia berlari menuju pantai selatan dan dia Mandi di bawah bukit tersebut yang konon tempat mandinya tersebut mempunyai 7 nama atau disebut dengan permandian 7 sumur, setelah belaiu mandi maka kutukan teluh dari ibu tiri tersebut lunturlah semua penyakit2nya, seperti bisul dan koreng juga gatal2 tersebut hilang semua dan menjadi sesosok perempuan yang cantik dan tangguh di daerah laut selatan.
Kembali ke ceritaku tadi, kami pun satu persatu mandi di 7 pemandian tersebut yang letaknya berada di bawah bukit tersebut dan menghadap laut selatan tersebut..
Setelah kami mandi kamipun menunggu waktu shalat shubuh.Sambil menunggu kamipun berempat tidur di mobil. Karena dirasa waktu itu menunjukkan pukul 02.45 dini hari. Tak terasa kami pun berempat tidur dengan diiringi terpaan ombak laut pantai selatan atau pelabuhan ratu. Sayup2 aku dengar suara kereta kencana yang menunggangi seorang wanita cantik dengan memakai busana ratu yang berwarna hijau lumut, di kepalanya memakai mahkota dengan bunga melati sebagai penghias rambutnya yang sedikit terurai..
Aku sendiripun diajak berkenalan dan menyampaikan beberapa perbincangan.
"Terima kasih anak muda sudah memenuhi undanganku" ucapnya.
"Iya, nyai ratu, justru ini satu penghargaan buat saya bisa bertemu dengan nyai" balasku..
"Ada hal yang mungkin belum kamu ketahui, sekarang banyak manusia2 bodoh yang menyembah mahluk2 sepertiku dan tak pelak mereka berani mempertaruhkan nyawa2 mereka, maka sesungguhnya aku hanyalah manusia setengah siluman, tapi aku mensyukuri apa yang telah terjadi, mungkin ini takdirku" balasnya lagi.
"Iya nyai ratu, aku kemari hanya ingin memenuhi janjiku untuk bisa bertandang di wilayah nyai, maafkan kami kalau kami sudah lancang" jawabku.
"Ingat nak, sesungguhnya manusia lebih sempurna dari apa pun dan jangan pernah menduakan Tuhanmu, karena Dialah yang menciptakan alam semesta ini...
aku cuma mau ngingetin aja, kalo tanggal 9 April besok kita pemilu..."
Saya dan supir saya berangkat menjemput sepasang kekasih tersebut.
Sesampainya di sana tepat jam 21.00 dan pada waktu itu malam jumat kami berangkat, perjalanan yang kami tempuh bukanlah perjalanan yang singkat melainkan harus melewati beberapa tikungan2 tajam dan gelap terlebih jalurnya terjal dan tidak sedikit jurang2 yang rawan dan kami pun harus melewati jalanan tikus karana pada waktu itu ada sebagian jalanan yang sedang diaspal..
Ada beberapa keanehan yang terjadi di perjalanan, yang pertama saya kemasukan eyang buyutku, berpesan agar hati2 dan yang kedua fajar pun tak luput dari kemasukan setan bisu atau kata orang jawa bilang (setan gagu)..
Perjalanan yang kami tempuh kurang lebih 4 jam, dari jakarta ke pelabuhan ratu.
Dan ketika kami mau sampai di daerah pelabuhan ratu, tiba2 seekor musang yang ukurannya sebesar anak kambing melompat di depan kaca mobil..
Sontak kami pun terkejut dan tak lama kemudian dari kami berempat melihat sesosok perempuan cantik memakai kebaya hitam berlapiskan payet2 yang terukir indah dengan warna emas juga mahkota di atas kepalanya beserta bunga melati yang menghiasi hiasan rambutnya yang dikonde..
Sekilas bayangan itu menampakkan senyumnya dan sekilas aku melihat hampir sama cantiknya seperti selebriti Marini zumarnis, cantik dan sopan..
"Tenang, kalian semua, nyai senang dengan kedatangan kalian" ucap fajar.
"Dia sangat senang dan itulah bentuk asli Nyi loro kidul atau ratu pantai selatan, jika senang menyambut kedatangan kita" balasnya lagi..
Sesampainya di pelabuhan ratu lebih tepatnya jam 00 wib dini hari, kami langsung menaiki beberapa tangga menuju makan nyai ratu loro kidul dan di sana sudah ada beberapa juru kunci yang memandu ritual penyambutan.
Kami pun disambut dengan tahlilan dan beberapa pengajian ayat2 suci al'quran dan salah satu dari juru kunci tersebut menghampiriku ketika acara tahlilan dan pengajian selesai.
"Maaf anak muda, tujuan apa sehingga anak muda datang ke tempat seperti ini" timpalnya.
"Iya pak,maaf saya hanya mau berkunjung ke makam nyai ratu" jawabku..
"Oh baiklah, saya fikir ada sesuatu yang lain" balasnya lagi..
Aku lihat makam yang berada di atas bukit itu berjumlah 4 makam dan ukurannya sedikit panjang dari makam2 pada umumnya dan banyak sekali aku lihat foto2 Nyai loro kidul yang berada di dalam makam tersebut..
Bahkan ketika kita masuk pun banyak sekali yang menjajakkan aksesoris atau hiasan2 juga fhoto2 nyai loro kidul..
Aroma kemenyan dan bau2 wangi menusuk hidungku, seketika itu pula kami disuruhnya untuk perbanyak berd'oa serta memanjatkan pujian2 ke khadirat sang khalik..
Setelah kami berziarah lebih tepatnya dan foto2 di makan tersebut, kamipun turun menuruni tangga bukit tersebut, karena makam tersebut berada di atas bukit.
Sesudah Kami sampai di bawah bukit tersebut, kamipun disuruh mandi yang letaknya berada di bawah bukit tersebut. Sekilas cerita mengenai Nyai loro kidul sampai Beliau tersesat ketika diusir dari kerajaannya karena ulah teluh dari ibu tirinya dia berlari menuju pantai selatan dan dia Mandi di bawah bukit tersebut yang konon tempat mandinya tersebut mempunyai 7 nama atau disebut dengan permandian 7 sumur, setelah belaiu mandi maka kutukan teluh dari ibu tiri tersebut lunturlah semua penyakit2nya, seperti bisul dan koreng juga gatal2 tersebut hilang semua dan menjadi sesosok perempuan yang cantik dan tangguh di daerah laut selatan.
Kembali ke ceritaku tadi, kami pun satu persatu mandi di 7 pemandian tersebut yang letaknya berada di bawah bukit tersebut dan menghadap laut selatan tersebut..
Setelah kami mandi kamipun menunggu waktu shalat shubuh.Sambil menunggu kamipun berempat tidur di mobil. Karena dirasa waktu itu menunjukkan pukul 02.45 dini hari. Tak terasa kami pun berempat tidur dengan diiringi terpaan ombak laut pantai selatan atau pelabuhan ratu. Sayup2 aku dengar suara kereta kencana yang menunggangi seorang wanita cantik dengan memakai busana ratu yang berwarna hijau lumut, di kepalanya memakai mahkota dengan bunga melati sebagai penghias rambutnya yang sedikit terurai..
Aku sendiripun diajak berkenalan dan menyampaikan beberapa perbincangan.
"Terima kasih anak muda sudah memenuhi undanganku" ucapnya.
"Iya, nyai ratu, justru ini satu penghargaan buat saya bisa bertemu dengan nyai" balasku..
"Ada hal yang mungkin belum kamu ketahui, sekarang banyak manusia2 bodoh yang menyembah mahluk2 sepertiku dan tak pelak mereka berani mempertaruhkan nyawa2 mereka, maka sesungguhnya aku hanyalah manusia setengah siluman, tapi aku mensyukuri apa yang telah terjadi, mungkin ini takdirku" balasnya lagi.
"Iya nyai ratu, aku kemari hanya ingin memenuhi janjiku untuk bisa bertandang di wilayah nyai, maafkan kami kalau kami sudah lancang" jawabku.
"Ingat nak, sesungguhnya manusia lebih sempurna dari apa pun dan jangan pernah menduakan Tuhanmu, karena Dialah yang menciptakan alam semesta ini...
aku cuma mau ngingetin aja, kalo tanggal 9 April besok kita pemilu..."
Ha haa haaaa,....serius banget.
Klik http://adf.ly/hGBcA
CERITA DEWASA 2014: Misteri Taman Safari
Mohon untuk menyebarluaskan ke teman Dan orang terdekat
anda, supaya Lebih berhati-hati bila berkunjung Ke TSI (Taman Safari
Indonesia).
Ini adalah pengalaman Kami yang tidak akan kami lupakan seumur hidup. Hari sabtu 30-3-2014 kemarin, kami berkunjung ke TSI dengan menggunakan Mobil Keluarga, 4 orang dewasa dan 2 anak kecil dengan tujuan refreshing.
Belum lama kami berada di TSI, Kira-kira 10 menit, Mobil kami memasuki area binatang yang bukan Binatang buas (kijang, banteng dll),Tiba2 Mobil kami mogok dan meski sudah mencoba untuk merestart beberapa kali, tetapi mesin sama sekali tidak bisa dihidupkan kembali.
Kami pikir mungkin cipratan air telah menyebabkan mobil kami mogok saat baru saja melewati genangan air seperti sungai kecil di TSI.
Meskipun ragu, karena tidak terlihat Ada petugas TSI didekat situ, akhirnya paman saya turun untuk mbuka kap mesin. Kami tidak membunyikan klakson karena takut mengganggu binatang di TSI.
Kami pikir, area ini adalah area yang aman, bukan area binatang buas, jadi kami berusaha tenang menunggu di dalam mobil sambil ngobrol.
Namun tiba-tiba kami terkejut ketika melihat seekor singa yang entah dari mana datangnya sudah berada di belakang Mobil kami. Dan berjalan ke arah depan mobil dimana paman kami berada.
Lalu… Entah kenapa kami semua seperti terhipnotis melihat singa itu mendekati paman kami yang asyik mencari kerusakan mobil dan tidak tahu dengan kedatangan singa itu.
Kami benar2 hanya terpaku melihat Singa itu tanpa berusaha untuk memberitahu paman ada bahaya yg datang.
Dan.. ?? Bertepatan paman menutup kap mesin. Saat itu jg singa sdh ada tpt dblkng tubuh Paman saya, sehingga tampak sgt jelas oleh kami dari dalam mobil bagaimana sangat dekatnya singa terhadap paman...
Dan…..........
singa itu...............
langsung mencolek bahu paman saya......
"Kagak usah takut Om,.............
ane udah kenyang,......
Ini adalah pengalaman Kami yang tidak akan kami lupakan seumur hidup. Hari sabtu 30-3-2014 kemarin, kami berkunjung ke TSI dengan menggunakan Mobil Keluarga, 4 orang dewasa dan 2 anak kecil dengan tujuan refreshing.
Belum lama kami berada di TSI, Kira-kira 10 menit, Mobil kami memasuki area binatang yang bukan Binatang buas (kijang, banteng dll),Tiba2 Mobil kami mogok dan meski sudah mencoba untuk merestart beberapa kali, tetapi mesin sama sekali tidak bisa dihidupkan kembali.
Kami pikir mungkin cipratan air telah menyebabkan mobil kami mogok saat baru saja melewati genangan air seperti sungai kecil di TSI.
Meskipun ragu, karena tidak terlihat Ada petugas TSI didekat situ, akhirnya paman saya turun untuk mbuka kap mesin. Kami tidak membunyikan klakson karena takut mengganggu binatang di TSI.
Kami pikir, area ini adalah area yang aman, bukan area binatang buas, jadi kami berusaha tenang menunggu di dalam mobil sambil ngobrol.
Namun tiba-tiba kami terkejut ketika melihat seekor singa yang entah dari mana datangnya sudah berada di belakang Mobil kami. Dan berjalan ke arah depan mobil dimana paman kami berada.
Lalu… Entah kenapa kami semua seperti terhipnotis melihat singa itu mendekati paman kami yang asyik mencari kerusakan mobil dan tidak tahu dengan kedatangan singa itu.
Kami benar2 hanya terpaku melihat Singa itu tanpa berusaha untuk memberitahu paman ada bahaya yg datang.
Dan.. ?? Bertepatan paman menutup kap mesin. Saat itu jg singa sdh ada tpt dblkng tubuh Paman saya, sehingga tampak sgt jelas oleh kami dari dalam mobil bagaimana sangat dekatnya singa terhadap paman...
Dan…..........
singa itu...............
langsung mencolek bahu paman saya......
"Kagak usah takut Om,.............
ane udah kenyang,......
ane cuma mau ngingetin aja klo
tanggal 9 April besok kita pemilu.."
Subscribe to:
Posts (Atom)



